Menurut mantan gelandang
bertahan Inggris Paul Scholes, Inggris akan “dihancurkan” Italia apabila
pelatih Roy tidak menghentikan pergerakan Andrea Pirlo.
Mungkin umur Pirlo sudah
tidak muda lagi, namun menurutnya dia merupakan salah satu playmaker terbaik
dunia saat ini.
Mantan pemain Manchester
United tersebut juga ingat ketika pelatih Alex Ferguson menggunakan Park Ji
Sung untuk menjaga ketat Andrea Pirlo yang saat itu masih bermain bersama Ac
Milan ketika Paul Scholes sudah memutuskan untuk pensiun.
Scholes juga menambahkan
bahwa Hodgson telah melupakan Pirlo ketika Inggris berhadapan dengan Italia
pada Euro 2012 lalu dan mengakibatkan terhentinya langkah Inggris untuk maju ke
babak selanjutnya, Dia berharap Hodgson tidak akan mengulangi kesalahan yang
sama pada Piala Dunia kali ini.
“Dia adalah pemain yang
Cerdas dan sangat tenang, sedikit saja kita memberikan dia ruang makan dia akan
menghancurkannya.”
“Meskipun pertandingan Euro
2012 Inggris bermain imbang 0-0 dengan Italia namun langkahnya terhenti dalam
drama adu penalti.”
“Pirlo mungkin bukan pemain
yang terlalu terkenal, dan umurnya pun sudah tua untuk ukuran pemain sepakbola
profesional, Tapi hari itu (Euro Inggris vs Italia) dia berlari11.58km melebihi
semua pemain Inggris”
“Roy Hodgson tampak nya telah
meremehkan diri nya pada tahun 2012, kita tidak bisa membuat kesalahan lagi
pada tahun ini.”
Sekarang Scholes berpikir
Welbeck adalah pemain yang cocok untuk menjaga pergerakan Andrea Pirlo tahun
ini di Brazil nanti.
“Park Ji-Sung adalah orang
yang sempurna untuk menjaga Pirlo pada tahun 2010 ketika MU mengandaskan
permainan Ac Milan dengan skor Agregat 7-2.”
“Kita membutuhkan seorang
seperti Park Ji Sung di Inggris untuk mengawal Pirlo, Dan saya melihat itu ada
pada diri Welbeck. Memang sebuah resiko menempatkan seorang striker untuk
posisi bertahan, namun itu semua pantas untuk dicoba.”
Scholes berfikir Inggis masih
belum cukup baik untuk mengalahkan 4x juara dunia tersebut, Tapi ia yakin
Inggris akan melangkah ke babak selanjutnya.
Berkali-kali Peru hampir
mencetak gol melalui serangan-serangan dari sisi kanan, Bayangkan saja
seandainya Luis Suarez atau Edison Cavani yang melakukan serangan tersebut.
Saya yakin serangan Itu akan membuahkan sebuah gol bagi lawan.

No comments:
Post a Comment